Home / Berita Bola / Erdogan Begitu Disayangkan Sudah Dibawa Keluar Kerangka

Erdogan Begitu Disayangkan Sudah Dibawa Keluar Kerangka

Erdogan Begitu Disayangkan Sudah Dibawa Keluar Kerangka – Komentar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bab teror di dua masjid New Zealand memetik hujatan keras dari Australia. Kantor kepresidenan Turki menyebutkan komentar Erdogan itu sudah dibawa keluar kerangka.

“Banyak kata Presiden #Erdogan begitu disayangkan sudah dibawa keluar kerangka,” ucap Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun, dalam pengakuannya lewat Twitter, seperti diberitakan AFP serta Anadolu Agency, Kamis (21/3/2019).

Dalam pengakuan selanjutnya, seperti diambil Anadolu Agency, Altun menuturkan jika komentar Erdogan ‘merespons manifesto teroris yang menewaskan 50 masyarakat muslim gak bersalah di Christchurch, New Zealand’ pada Jumat (15/3) kemarin. Aktor bernama Brenton Tarrant (28), seseorang masyarakat Australia, tuangkan pandangan anti-imigran, anti-muslim serta menjunjung tinggi supremasi kulit putih dalam manifesto itu.

“Masyarakat Turki senantiasa yang sangat menyongsong baik serta jadi tuan-rumah yang ramah buat beberapa pengunjung ANZAC,” tambah Altun, mengacu pada Korps Tentara Australia serta New Zealand yang gugur dalam perlawanan di Gallipoli, Turki tahun 1915-1916 lalu, waktu masa Perang Dunia I. Lebih dari 8 ribu tentara Australia gugur waktu itu.

Banyak tentara ANZAC serta keturunan mereka yang kerjakan ziarah ke Turki tiap-tiap peringatan ANZAC Day yang jatuh pada tanggal 25 April tiap-tiap tahunnya. Ziarah dikerjakan buat kembali kenang pengorbanan beberapa tentara yang gugur serta memperingati pertemanan ke-2 negara.

Altun menyebutkan jika manifesto aktor bukan sekedar membidik Erdogan namun pun rakyat Turki serta Turki menjadi suatu negara, dengan mengacu pada pernyataan-pernyataan anti-Turki di dalamnya. “Waktu (Erdogan) memberikan pidato dalam peringatan Canakkale (Gallipoli), ia merangkum pengakuannya dalam kerangka historis bab serangan pada Turki, di waktu terus serta saat ini,” terangnya.

Komentar Erdogan yang frontal berkesan bernada mengingatkan masyarakat Australia yang anti-muslim, sesuai sama aktor teror masjid New Zealand — jika mereka bakal ‘dipulangkan dalam peti jenazah’ apabila hadir ke Turki, sesuai sama nenek moyang mereka waktu perlawanan Gallipoli.

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison, mencela keras komentar itu dengan mengatakan ‘sembrono’ serta ‘sangat menyinggung’. PM Morrison bahkan juga mengatakan dianya sendiri memperhitungkan ‘seluruh opsi’ dalam mengupas jalinan dengan Turki.

Altun sertakan terjemahan sah pidato Erdogan yang dipermasalahkan itu. Pidato itu diungkapkan Erdogan dalam peringatan 104 tahun perlawanan Gallipoli atau Canakkale pada Senin (18/3) kemarin. “Mereka (yang menyerang kita) tetap menguji kesabaran serta kehendak Turki bahkan juga biarpun seabad sudah berlalu. Nenek moyang Anda hadir serta menyaksikan kita di sini. Lalu beberapa pergi dengan suka-rela, beberapa dalam peti mati,” kata Erdogan waktu itu.

“Apabila Anda hadir kesini dengan tekad yang sama (buat menginvasi tanah kami), kami bakal tunggu serta tak disangsikan kami bakal memulangkan Anda sesuai sama nenek moyang Anda,” paparnya.

Komentar frontal Erdogan itu bukan sekedar memetik reaksi negatif dari Australia, namun pun New Zealand yang mengantarkan Menteri Luar Negerinya, Winston Peters, ke Turki buat mengharap klarifikasi langsung dari Erdogan. Didapati pun jika Erdogan menyuguhkan video perbuatan teror masjid New Zealand dalam kampanyenya.

About penulis