Select your Top Menu from wp menus

Produksi Merkuri Ilegal Ternyata Sudah Lama

Produksi Merkuri Ilegal Ternyata Sudah Lama – Subdit Empat Tipidter Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menyelenggarakan hasil papar produksi merkuri atau air raksa ilegal di Sidoarjo.

Lima orang diputuskan jadi terduga yg semasing bertindak jadi pemodal, produsen, pendistribusi, serta penjual.

Banyak terduga ini berinisial AW (41) penduduk Surabaya, AB (49) penduduk Waralohi, AH (35) penduduk Sidoarjo, AS (50) penduduk Hulu Sungai Selatan, serta MR (35) penduduk Banjarmasin.

” Semuanya air raksa ini dipasarkan dengan cara online dengan brand dagang Jerman, Gold, ” kata Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Dirreskrimsus Polda Jawa Timur.

Banyak terduga ini sebagai jaringan produsen merkuri atau air raksa ilegal yg udah bekerja sejak mulai 2006.

Jaringan produsen merkuri illegal ini dibongkar seusai polisi melaksanakan cyber patrol di dunia maya serta merasa ada penjualan merkuri dengan cara online.

Hasil dari pelacakan itu, polisi menemukannya satu orang produsen juga sekaligus penjual merkuri di Krian Sidoarjo.

Seusai diciptakan, polisi merasa 4 pemeran lain jadi pemodal, pendistribusi barang di Sulawesi Tenggara serta Kalimantan Tengah.

Hasil dari penyelidikan, merkuri ini dibuat oleh pemeran memanfaatkan bahan baku batu cinnabar yg datang dari Pulau Buru.

Setelah itu, bahan baku itu diproses lewat penyulingan sianida serta biji besi memanfaatkan tabung besi. Dalam produksi, satu ton batu cinnabar dapat membuahkan 500 kilo-gram merkuri.

” Hasil dari produksi ini, kami mengambil 414 kilo-gram merkuri dalam paket siap edar. Oleh terduga, satu paket botol seberat satu kilo-gram merkuri dipasarkan di harga Rp 1, 5 juta, ” tambah Kombes Akhmad.

Disamping itu Kepala Sektor Pertambangan Dinas Esdm Pemprov Ja-tim, Agung Subagyo menjelaskan merkuri ini sebagai bahan yg biasa dimanfaatkan buat pemurnian emas.

Akan tetapi merkuri ini begitu menyebabkan kerusakan lingkungan serta organ badan dalam jangka periode lama.

About The Author

Related posts